banner 728x250

Tradisi Pasar Saketi, Minim Pengamanan Lalu Lintas, Pengguna Jalan Keluhkan Kemacetan

banner 120x600
banner 468x60

TintaRaya, PANDEGLANG – Di tengah keramaian hari pasar, kondisi Jalan Raya Saketi–Malingping mengalami kemacetan parah akibat banyaknya kendaraan berbobot berat yang melintas, ditambah parkir semrawut dan pedagang kaki lima yang berjualan hingga ke badan jalan. Minggu, (25/10/2026)

Kondisi ini dikeluhkan oleh para pengguna jalan yang melintas di Pasar Saketi, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

banner 325x300

“Setiap hari Minggu pasti macet total di sini. Truk-truk besar lewat, parkir motor dan mobil sembarangan di bahu jalan, pedagang juga sampai ke tengah jalan. Kita yang mau lewat jadi susah,” Gumam Agus, salah seorang pengguna jalan saat melintas di Pasar Saketi kepada TintaRaya.

Ironisnya, di tengah kemacetan yang sudah menjadi tradisi mingguan tersebut, tidak terlihat petugas pengamanan lalu lintas baik dari kepolisian maupun dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang untuk mengatur kelancaran arus kendaraan.

“Gak ada polisi, gak ada Dishub yang jaga. Padahal ini pasar terbesar di selatan, harusnya tiap hari pasar ada yang jaga. Kalau dibiarkan begini, rawan kecelakaan,” tambah Agus.

Pasar Saketi sendiri merupakan pasar tradisional legendaris yang ramai setiap hari Minggu dan menjadi pusat ekonomi warga dari beberapa kecamatan, yakni Saketi, Bojong, Picung, Cisata, dan sekitarnya. Tingginya aktivitas jual beli membuat ruas Jalan Nasional Saketi–Malingping yang menjadi akses utama kerap lumpuh selama berjam-jam.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dishub dan pihak Kepolisian Sektor Saketi dapat menempatkan personel secara rutin setiap hari Pasar Minggu untuk melakukan pengaturan lalu lintas, penertiban parkir liar, dan penataan pedagang kaki lima agar tidak menggunakan badan jalan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Redaksi TintaRaya membuka ruang hak jawab.

 

(*Udin Juhendi)

–

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *