TintaRaya, LEBAK – Kepedulian terhadap infrastruktur desa ditunjukkan PT Samudera Banten Jaya (PT SBJ). Perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Lebak tersebut merealisasikan pembangunan jalan rabat beton yang menghubungkan Kampung Ciherang dan Kampung Cikoneng, Kabupaten Lebak, Banten.
Pembangunan jalan tersebut merupakan respons cepat perusahaan atas aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Kepala Desa Ciherang, Badi (Jaro Badi)
Jalan rabat beton sepanjang 350 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 15 centimeter tersebut kini telah rampung dan dapat digunakan. Akses tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta mendongkrak perekonomian warga, khususnya di wilayah Desa Ciherang, Desa Cibeber, Desa Warung Banten, dan sekitarnya.
WARGA APRESIASI JARO BADI
Salah seorang warga Desa Cibeber, *Arman*, mengaku sangat terbantu dengan adanya jalan baru tersebut. Menurutnya, perbaikan akses transportasi adalah kebutuhan mendesak yang selama ini didambakan warga.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Jaro Badi, Kepala Desa Ciherang, yang telah mendengar aspirasi masyarakat dan mendorong pihak perusahaan, yaitu PT Samudra Banten Jaya, sehingga pembangunan jalan rabat beton ini bisa terlaksana,” ujar Arman, Senin (19/10/2026).
BERAWAL DARI KELUHAN WARGA
Sementara itu, Kepala Desa Ciherang, Badi, menjelaskan pembangunan jalan tersebut berawal dari keluhan warga yang kesulitan melintas akibat jalan rusak.
“Saya melihat dan mendengar langsung keluhan masyarakat. Karena itu, saya berinisiatif menyampaikan kebutuhan tersebut kepada pihak PT SBJ. Alhamdulillah, pihak perusahaan merespons sehingga pembangunan jalan rabat beton ini dapat terlaksana dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat umum,” ungkap Jaro Badi.
Ia berharap keberadaan jalan tersebut dapat mempermudah aktivitas pertanian, pendidikan, dan ekonomi warga sekaligus memperkuat konektivitas antar kampung.
KOMITMEN PT SBJ TUMBUH BERSAMA MASYARAKAT
Terpisah, Kepala Divisi Humas PT Samudera Banten Jaya, Nurjaya Ibo, mengatakan pembangunan jalan rabat beton Ciherang-Cikoneng adalah bentuk komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.
“Pembangunan jalan ini berangkat dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Kepala Desa Ciherang, Jaro Badi. PT SBJ merespons karena kami memahami bahwa akses jalan merupakan kebutuhan penting dalam menunjang mobilitas dan kegiatan perekonomian masyarakat,” ujar Ibo.
Menurutnya, keterlibatan perusahaan dalam pembangunan infrastruktur desa merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang konstruktif dan berkelanjutan dengan masyarakat lingkar tambang.
“Bagi kami, hubungan antara perusahaan dan masyarakat harus dibangun melalui komunikasi dan kerja nyata. Ketika ada aspirasi yang dapat kami bantu realisasikan, tentu menjadi perhatian perusahaan. Kami ingin keberadaan PT SBJ memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Ibo juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Ciherang yang telah menjadi jembatan aspirasi warga.
“Kami mengapresiasi Jaro Badi yang telah menyampaikan kebutuhan warganya. Ini menjadi contoh bahwa komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan dapat menghasilkan pembangunan yang bermanfaat,” katanya.
Ia berharap jalan yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Ukuran keberhasilan pembangunan bukan semata-mata selesainya pekerjaan, tetapi sejauh mana manfaatnya dirasakan masyarakat. Semoga jalan ini dapat memperlancar aktivitas warga dan turut mendorong perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ibo menegaskan PT SBJ tetap membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam menampung berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kepentingan bersama.
“Komitmen kami adalah terus membangun hubungan baik dengan masyarakat melalui komunikasi, kepedulian, dan kontribusi nyata. Perusahaan harus mampu tumbuh bersama masyarakat,” pungkas Nurjaya Ibo.
Pembangunan jalan rabat beton Ciherang-Cikoneng menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat mampu meningkatkan kualitas infrastruktur pedesaan di Kabupaten Lebak. *(Wawan/TintaRaya).(*Red)
















