TintaRaya, SERANG – Griya Reang Indah terletak di jalan Mayabon, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang-Banten yang memiliki empat kepala Rukun Tetangga (RT) dan satu Rukun Warga (RW) kini terusik dan dikeluhkan warga lantaran jalan yang belum lama dibangun oleh Pemerintah Kota Serang sudah hancur termasuk U-dith banyak yang jebol
Pasalnya, rusaknya bangunan dan saluran drainase/U-ditch banyak yang jebol tersebut akibat penambahan pembangunan unit rumah baru di ujung komplek Griya Reang Indah, sehingga memicu terjadinya aksi menanam pisang
Endang Ruspandi, Ketua RW 10 memaparkan terkait Aksi warganya yang peduli dengan Lingkungan warga menanam pisang bentuk protes dan peduli, pasalnya menyayangkan baru di bangun oleh Pemkot Serang belum setahun sekarang banyak yang amblas akibat muatan peralatan material pembangunan dari developer PT Edusen Murni.”ujarnya
Ditambahkan Badri, selaku Aktivis Warga di lingkungan perumahan Griya Reang sangat mengecam keras arogansi pengembang developer yang merusak fasilitas jalan dengan menggunakan kendaraan yang melebihi tonase masuk ke jalan lingkungan.
Artinya pengembang perumahan hanya mementingkan keuntungan perusahaanya, tidak memikirkan dampak hancurnya jalan di lingkungan kami.”imbuhnya
Badri dan warga sepakat jika pengembang tidak secepatnya memperbaiki jalan dan drainase yang ambrol kami siap Aksi besar besaran menuntut ke Developer dan pada Pemerintah Kota Serang tentunya dinas terkait’ tutup Badri.(*Red)
















