Bungas Banten, SERANG – Kabar gembira untuk para guru di Banten. Pemprov Banten memastikan tambahan penghasilan bagi guru SMA, SMK, dan SKh negeri segera cair bulan ini. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti, mengungkapkan bahwa anggaran sebesar Rp11,65 miliar sudah dialokasikan melalui Perubahan APBD 2025.
“Setelah Perda Perubahan APBD 2025 dan DPPA disahkan kita langsung bayarkan,” ujarnya, Rabu (1/10). Rina mengatakan, tambahan penghasilan ini akan diberikan selama tiga bulan. Proses administrasi sedang berjalan, dan pencairan akan dilakukan segera. Jadi guru tidak perlu khawatir, hak mereka sudah terjamin,” tegas Rina, Rabu (1/10).
Berdasarkan data BPKAD, alokasi terbesar ditujukan untuk wali kelas dengan total lebih dari Rp5,3 miliar, disusul wakil kepala sekolah sebesar Rp3,24 miliar. Sementara itu, kepala laboratorium atau program keahlian menerima Rp1,46 miliar, pembina ekstrakurikuler internal Rp1,23 miliar, dan guru BK sebesar Rp338 juta.
Sedangkan besaran tambahan penghasilan yang diberikan selama tiga bulan, yakni Wakil Kepala Sekolah Rp1 juta per bulan; Wali Kelas mendapatkan Rp250 ribu per bulan; Kepala Laboratorium, Bengkel, Program Keahlian, Program Studi, atau Jurusan menerima Rp250 ribu per bulan; Pembina
Ekstrakurikuler Internal menerima Rp250 ribu per bulan; dan Kepala BK/BP/Guru BK menerima Rp250 ribu per bulan.
Rina menegaskan, meski tunjangan tambahan (Tuta) dari pusat dihapus mulai 2024, Pemprov Banten tetap hadir dengan solusi agar kesejahteraan guru tidak berkurang.
“Ini bentuk komitmen Pemprov dan Pak Gubernur Banten dalam menjaga kualitas pendidikan,” tandasnya.
REPORTER : RED
















