TintaRaya, KOTA SERANG – Pedagang bubur sumsum, ketan item, agar-agar, kolak pisang dan jajanan anak-anak lainya di lingkungan Masigit, Kelurahan Mesjid Priyayi, Kecamatan Kasemen Kota Serang terancam gulung tikar/bangkrut
Pasalnya, dibeberapa bulan ini terjadi kenaikan plastik seperti gelas cup, sendok plastik dan beberapa bahan baku lainnya untuk produksi barang dagangan mengalami kenaikan cukup tinggi. Minggu, (12/4/2026)
Salah satu pedagang sekaligus anak buah pengusaha jajanan asal Kota Serang “Sarmanah, mengeluhkan kepada wartawan akan kenaikan plastik dan beberapa bahan baku lainnya, sehingga untuk produksi barang dagangan mengalami kendala cukup serius dan mandek terhitung semenjak bulan puasa kemarin.
“Saya sudah tanyakan pada ibu Bandiah yang merupakan pengusaha Jajanan anak-anak asal Kota Serang, kapan mulai jualannya, namun jawabannya belum ada kepastian katanya masih bingung soalnya plastik dan bahan – bahan lainya mengalami kenaikan cukup tinggi,”.keluhnya
Sarmanah, warga lingkungan Kubang Mas, Kelurahan Warung Jaud mewakili pedagang lainya, berharap agar pemerintah Kota Serang bisa lebih bijak dan segera memberikan solusi terbaik
“Saya mewakili beberapa pedagang, berharap kepada pemerintah setempat, khususnya Pemkot Serang agar lebih bijak dan berkenan memberi solusi dan jalan keluar terbaik kepada pengusaha lebih – lebih kepada para pedagang kecil, sehingga kami bisa beraktivitas kembali.”ujarnya penuh harapan
Sampai berita ini di turunkan para pedagang masih nganggur, menunggu bos nya produksi kembali entah sampai kapan alias belum ada kepastian, hingga ada perhatian khusus dari pemerintah.(*EDI)
















