banner 728x250

Fraksi PKB Sebut di HUT ke-25 Banten Ini , Berbagai Masalah yang Disorot

Sekretaris Komisi I DPRD Banten dari Fraksi PKB, Umar Barmawi
banner 120x600
banner 468x60

Bungas Banten, SERANG  – Provinsi Banten resmi memasuki usia 25 tahun pada 4 Oktober 2025. Sejak berdiri pada 17 Oktober 2000 sebagai provinsi ke-30 di Indonesia, Banten terus berbenah menuju daerah yang maju, adil, merata dan bersih dari praktik korupsi sesuai visi-misi Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati.

Sekretaris Komisi I DPRD Banten dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Umar bin Barmawi, menegaskan masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, momentum perayaan HUT ke-25 ini harus menjadi refleksi untuk mempercepat pembenahan di berbagai sektor.

banner 325x300

“Selamat Hari Jadi Banten ke-25. Negeri pusaka ini harus semakin maju dengan semangat kebersamaan dan integritas,” Ujarnya, Jum’at 3 Oktober 2025.

Beberapa hal yang disoroti Umar di antaranya :

  • Pengalihan aset dari Jawa Barat ke Banten yang harus dipercepat, mencakup gedung, tanah, hingga situ-situ yang hingga kini belum sepenuhnya dikelola Pemprov Banten.
  • Optimalisasi pendapatan daerah melalui pajak tanpa membebani masyarakat kecil, termasuk pendataan ulang tanah kosong yang kini sudah berubah fungsi menjadi bangunan.
  • Bidang pendidikan, dengan anggaran di atas 30 persen, perlu pembenahan kurikulum, perbaikan sarana sekolah, peningkatan kualitas guru, seleksi ketat kepala sekolah, serta perbaikan akses jalan menuju sekolah.
  • Bidang kesehatan, Pemprov didorong untuk menambah tenaga kesehatan, memperluas layanan rawat inap di puskesmas, dan memastikan kepesertaan BPJS bagi masyarakat miskin tetap aktif meski terdampak PHK.
  • Ketenagakerjaan, Pemprov diminta menghadirkan balai latihan kerja sesuai kebutuhan industri, menindak tegas praktik pungli dalam rekrutmen, serta mendorong pembangunan infrastruktur dengan model swakelola yang melibatkan masyarakat lokal.
  • Pemberdayaan UMKM, dengan pembinaan desa UMKM dan optimalisasi CSR perusahaan agar membantu pengembangan usaha kecil.
  • Integritas birokrasi, memperbaiki hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK yang masih merah dengan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
  • Pendapatan daerah, Bapenda dituntut melakukan digitalisasi layanan pajak dan melakukan terobosan signifikan untuk memperkuat APBD Banten.
  • Penguatan identitas daerah, melalui fasilitasi pondok pesantren, pemberdayaan guru ngaji, serta mendorong tokoh Banten seperti Brigjen KH Syam’un dan Syekh Nawawi Al-Bantani diusulkan menjadi pahlawan nasional.
  • Kondusivitas daerah, yang menjadi syarat utama bagi masuknya investasi dan tumbuhnya iklim usaha di Banten.

“Jika seluruh poin ini dibenahi dengan komitmen yang kuat, saya yakin cita-cita Banten maju, adil, dan merata dapat terwujud,” tambah Umar.

Momentum perayaan HUT ke-25 ini diharapkan bukan hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi energi baru bagi pemerintah dan masyarakat Banten dalam membangun daerah secara bersama-sama. (ADV)

REPORTER : RED

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *