banner 728x250

Butuh Uluran Tangan, Akibat Terkena Banjir Kini Nasib Anak Yatim Piatu Tidak Punya Tempat Tinggal

banner 120x600
banner 468x60

TintaRaya, SERANG – Sungguh. Miris warga kampung sanding RT 01/01 kecamatan Petir kabupaten Serang yang sangat memprihatinkan dan butuh uluran tangan dari pemerintah setempat. Herniawati kesehariannya hanya buruh cuci yang hidup bertahun tahun mengontrak dan hidup sebagai anak yatim piatu kondisi rumah nya sangat memprihatinkan rumah yang roboh dan tidak memiliki tempat tinggal

Kehidupan yang serba kekurangan iya jalanin yang usaha serabutan dan sebagai buruh cuci di suatu tempat pondok pesantren. Isak tangis anak yatim piatu yang sangat membutuhkan uluran tangan dr pemerintah setempat

banner 325x300

Bertahun tahun mengharap bantuan . Dari pemdes setempat namun tidak pernah di gubris dan tidak pernah di realisasikan dan Herniawati pun tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari desa. Herniawati yang hidup serba kekurangan dan sangat miris dalam hidup nya kini sangat memprihatinkan

Karena ketidak mampuan Herniawati juga tidak mampu membangun rumah nya. Untuk makan sehari hari pun mereka kesulitan jangan kan untuk mem bangun rumah pak. buat makan aja kita masih susah. “ucap seorang warga setempat saat di wawancara awak media

Saat ini penghasilan Herniawati yang tidak menentu dan tidak ada untuk biaya membangun rumah yang sudah miring dan hampir roboh beliau hanya bisa berharap satu satu nya rumah nya bisa di bedah ucap warga setempat “tambah nya”

Melihat keadaan rumah Herniawati yang tinggal di rumah status ngontrak dengan sebulan Rp300 ribu bertahun tahun mengharapkan batuan bedah rumah padahal kondisi rumah nya sangat tidak layak huni

Fatmawati adik dari Herniawati pun mengharapkan bantuan uluran tangan dari kepala desa Sanding dan dinas Perkim kabupaten Serang dan kacamatan hingga pemerintahan setempat agar bisa hidup dengan layak dan mempunyai tempat tinggal

Kami berharap pemerintah desa, daerah dan pusat jangan tutup mata akan hal tersebut kalo bukan dari pemerintah lantas dari siapa lagi.kalo bukan dari bantuan pemerintah

Herniawati hanya bisa berharap pemerintah untuk membantu perbaikan rumah yang kami huni.
Rumah kami sudah hampir rubuh dan tidak bisa di tempati kami sangat sedih pak kami tidak punya rumah dan kami berharap rumah kami di bangun dan dapat perhatian dari pemerintah ucap Fatmawati adik Herniawati saat di wawancara awak media.(*Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *