Bungas Banten, JAWA BARAT – Genangan air yang kerap terjadi di Jalan Panorama,Lembang, Kabupaten Bandung Barat,Provinsi Jawa Barat “ setiap kali hujan turun, ternyata disebabkan oleh tersumbatnya saluran drainase akibat pondasi tiang reklame yang menutup aliran air.” Rabu ( 08/10/2025)
Petugas dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat, Muhamad Ikbal “ yang tengah melakukan perawatan saluran drainase harus menghentikan pekerjaan setelah menemukan tiang besi papan reklame yang ditanam tepat di atas saluran air.
Kondisi ini membuat normalisasi drainase tidak bisa dilanjutkan.” Tegas Muhamad Iklbal
“Pekerjaan susah untuk dilanjutkan. Rencananya, air yang ditampung di saluran drainase dari Lembang atas dapat dipecah melalui saluran ini agar tidak meluap ke jalan. Tapi ternyata ada tiang reklame yang menutup aliran,” ujar salah seorang petugas lapangan saat ditemui di lokasi.
Sebelumnya, BMPR Jabar berencana melakukan perawatan rutin sepanjang jalur tersebut untuk mencegah banjir berulang.
Namun, keberadaan tiang reklame yang menutup saluran menyebabkan upaya tersebut tidak maksimal.
Para petugas berharap Pemerintah Kabupaten Bandung Barat segera mengambil langkah tegas, mengingat pajak reklame merupakan kewenangan daerah setempat.
Warga sekitar juga mengeluhkan kondisi banjir yang hampir selalu terjadi di kawasan Panorama saat hujan turun.
Rahmat, seorang pengemudi ojek yang biasa mangkal di pangkalan Panorama, mengatakan air sering meluap hingga ke jalan raya.
Warga berharap pemerintah daerah segera menertibkan bangunan dan tiang reklame yang menutup jalur drainase agar perawatan dapat dilakukan optimal.
Normalisasi saluran dinilai sangat mendesak untuk mencegah banjir yang kerap mengganggu aktivitas ekonomi dan lalu lintas di kawasan wisata Lembang.
Pekan lalu, arus lalu lintas sempat terganggu akibat banjir yang menggenang cukup lama. Bahkan beberapa kendaraan sempat mogok karena terpaksa melintasi genangan air.
Pihak BMPR Jabar menyatakan siap melanjutkan pekerjaan setelah ada tindak lanjut dari Pemkab Bandung Barat terkait penertiban reklame di atas saluran.
“Kami hanya bisa bekerja jika jalurnya sudah bersih dari hambatan,” pungkas seorang petugas di lokasi
REPORTER : NINING
















