TintaRaya, KOTA SERANG – Anggota DPRD Kota Serang Komisi III Badan Anggaran H.Didi Karnadi Fraksi PKB bersama Komisi IV Syahril Fausi Fraksi Demokrat menghadari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Cimuncang RKPD tahun 2027 untuk anggaran tahun 2026
yang di laksanakan di Aula Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang-Banten. Rabu, (14/1/2026) sore
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengusulkan dan menyampaikan aspirasi serta gagasan masyarakat melalui Ketua RT dan RW masing-masing wilayah kepada Pemerintah Kota Serang
Musrenbang tingkat Kelurahan Cimuncang RKPD tahun 2027 tahun tersebut dihadiri oleh para narasumber dari Bapperida Kota Serang, dan dari DPKP Kota Serang, Camat Serang H.Basuni, Anggota DPRD Kota Serang Komisi III Fraksi PKB H.Didi Karnadi, Anggota DPRD Kota Serang Komisi IV Fraksi Demokrat Syahril Fausi, Lurah Cimuncang Umi Laysiah, Kapus Rau, Babinsa, Babinkamtibmas Polsek Serang, LPM, Kader Posyandu, Kader PKK, tokoh masyarakat, Ketua RT dan RW se-Kelurahan Cimuncang beserta undangan lainnya
Anggota DPRD Kota Serang Komisi III Badan Anggaran Fraksi PKB H.Didi Karnadi, saat di wawancarai wartawan TintaRaya usai Musrenbang menyampaikan, bahwa peserta Musrenbang terdiri dari: kader posyandu, kader PKK, perwakilan puskesmas Rau, LPM dan tokoh masyarakat beserta Ketua RT, RW se-Kelurahan Cimuncang dan di isi oleh para narasumber dari Bapperida dan Dinas Perkim Kota Serang
“Seluruh unsur masyarakat Kelurahan Cimuncang hadir dalam Musrenbang tadi dan didengar oleh perwakilan Pemkot Serang melalui Bapperida dan Dinas terkait, yang mana para RT dan RW masing-masing mengusulkan sesuai kebutuhan, serta menyampaikan apa yang harus di perhatikan atau diprioritaskan oleh pihak pemerintah,”
Kelurahan Cimuncang masih ada beberapa persoalan, salah satunya terkait pengelolaan sampah, genangan air dan banjir ketika musim hujan serta infrastruktur lainnya, baik yang sudah dibangun maupun yang akan dibangun, ini menjadi perhatian bersama terutama diwilayah royal baru, kebon sayur maupun wilayah lainnya
Menurut H.Didi, salah satu keluhan masyarakat sekarang ini adalah drainase dan banjir atau banyak genangan air, sehingga akan menyebabkan penyakit DBD, untuk itu usulannya adalah agar dilakukan pengajuan Fooging disetiap RW, serta infrastruktur lainnya. Ujarnya
“Kami siap mengawal karena kami memang punya Komitmen untuk betul betul berada di barisan masyarakat saat sudah di beri kepercayaan untuk duduk di kursi dewan,”
Terakhir, H.Didi menuturkan, bahwa musrenbang adalah momentum masyarakat untuk mengusulkan apa yang menjadi persoalan di wilayah nya untuk di usulkan menjadi program prioritas. Tutupnya
JURNALIS : TIM
















