TintaRaya, PANDEGLANG – Pembangunan revitalisasi gedung PAUD-KB Aisyiyah yang berlokasi di Desa Bojongmanik, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, menuai sorotan warga, Selasa (29/9/2026).
Pasalnya, Kondisi fisik bangunan dinilai tidak sesuai dengan standar keamanan dan kualitas. Dari pantauan di lokasi, beberapa bagian lantai terlihat retak, sementara struktur pondasi diduga tidak berdiri sendiri, melainkan menumpang pada bangunan atau tanah sekitarnya. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap keamanan gedung dalam jangka panjang, terlebih bangunan tersebut digunakan untuk kegiatan belajar anak usia dini.
Kondisi ini memunculkan keraguan di kalangan warga mengenai kualitas pengerjaan serta kesesuaian antara realisasi fisik di lapangan dengan anggaran yang telah dialokasikan.
Menurut keterangan salah satu warga berinisial GM yang enggan disebutkan namanya, pembangunan tersebut diduga menggunakan material semen berkualitas rendah dan tidak adanya galian pada bagian pondasi.
“Material semennya diduga kualitas rendah, dan tidak ada galian di bagian pondasinya. Pondasinya seperti cuma menumpang,” ungkap GM kepada TintaRaya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola PAUD, pelaksana proyek, maupun pihak sekolah belum dapat dihubungi untuk memberikan penjelasan maupun tanggapan resmi terkait temuan tersebut.
Masyarakat berharap pihak berwenang terkait, khususnya Dinas Pendidikan dan Inspektorat Kabupaten Pandeglang, dapat meninjau langsung ke lokasi, melakukan pemeriksaan secara transparan, dan memastikan pembangunan sarana pendidikan anak usia dini ini berjalan sesuai prosedur, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Redaksi TintaRaya masih membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi pihak-pihak terkait.
(*Wan)
–
















