banner 728x250

Pekerjakan Napi di Dapur MBG, SPPG Tangerang Pastikan Sudah Lewati Proses Tes Psikologi Ketat

banner 120x600
banner 468x60

TintaRaya, TANGERANG – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan, Kota Tangerang, Banten memastikan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang yang dilibatkan dalam operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) telah melalui proses seleksi yang ketat, termasuk mengikuti tes psikologis dan kesehatan.

Head Chef SPPG Babakan, Chef Kuming, menegaskan tenaga kerja dari warga binaan tak dipilih secara sembarangan, tapi melalui tahap penyaringan berlapis.

banner 325x300

“Mereka (warga binaan) ini tuh bukan orang-orang sembarangan, dalam artian mereka sudah dites dari psikolog, dari kesehatannya, dan segala macam secara ketat,” kata Chef Kuming saat diwawancara SPPG Babakan, Kota Tangerang, Banten, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan seluruh warga binaan yang bertugas berada dalam kondisi sehat, baik secara fisik maupun mental, sehingga aman untuk terlibat dalam proses mencuci dan membersihkan ompreng. Namun, para warga binaan tidak ikut dalam proses menyiapkan atau memasak makanan dan tidak diperkenankan memegang benda tajam.

“Jadi, mereka insya Allah datang ke sini tidak membawa penyakit bawaan, dan tidak dalam kondisi bisa dibilang gangguan kejiwaannya, gangguan mentalnya,” tegasnya.

Menurut Chef Kuming, minat warga binaan untuk bekerja di dapur SPPG cukup tinggi. Pihak lapas pun melakukan seleksi lanjutan sebelum mereka ditempatkan di dapur.

“Banyak dari pihak pembinaan lapas itu yang pengen kerja di sini. Tapi disortir lagi oleh lapas itu sendiri, dari attitude-nya, dari kelayakan dia, mentalnya, dan segala macam, mereka bisa masuk secara ketat,” kata dia.

Selain seleksi kesehatan fisik dan mental, aspek keamanan juga menjadi perhatian utama. Chef Kuming menyebut petugas lapas melakukan pengawasan intensif di dapur bahkan hingga malam hari.

“Pihak sipir empat (sampai) lima orang masih tetap standby di sini. Jagain di pintu depan, di pintu belakang, sama di jendela. Jadi insya Allah aman,” ujarnya.

Kolaborasi antara SPPG Babakan dan Lapas Kelas 1 Tangerang dalam program MBG ini diharapkan menjadi sarana pembinaan untuk warga binaan yang segera kembali ke masyarakat. Dengan demikian, manfaat program MBG dapat dirasakan semua lapisan masyarakat.(*Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *