TintaRaya, SERANG – Puluhan masa dari Lembaga Swadaya Masyarakat( LSM) Komunitas Pemantau Korupsi – Nusantara (KPK) Perwakilan Banten.gerudug Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang perihal kegiatan di lingkungannya, yang mana masih adanya pungutan Liar. Jual Beli Buku LKS. Sumbangan Untuk Paguyuban Pungutan Bimtek satuan SD dan juga pekerjaan pekerjaan kontruksi yang selama ini masih terus jadi ajang korupsi. Jum’at, (14/3/2026)
Aminudin” Korlap Aksi LSM KPK – Nusantara perwakilan Banten. Dalam paparannya terkait masih banyak persoalan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang mengatakan” kami menyampaikan aksi di depan Dindik Kabupaten Serang. Bentuk kekecewaan kami terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Serang. yang mana masih ada Pungutan, Jual Beli Buku LKS, Pungutan Paguyuban. Dan paling parahnya kegiatan Bimtek di satuan SD dengan nama kegiatan Bimtek/Pelatihan Calon Kepala Sekolah (CKS) Asesmen Calon Kepala sekolah. Yang aman satuan Guru SD mengeluarkan biaya Bimtek dimaksud.
Lanjut” Aminudin’ dengan adanya persiapan tersebut kami Soroti:
1. Gagalnya Dinas Pendidikan Kabupaten Serang dalam pengawasan adanya Jual Beli Buku LKS, Pungutan Liar (Pungli) Studi Banding, Pungutan yang dilakukan oleh Paguyuban/Komite dan terbaru Pungutan Bimtek
2. Gagalnya Dinas Pendidikan Kabupaten Serang dalam pengawasan Pekerjaan kontruksi pembangunan gedung SD/SMP Tahun 2024- 2025
3. Gagalnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang terhadap Satuan SD/SMP yang masih melakukan pungutan oleh Oknum Paguyuban
4. Gagalnya Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Serang. Terkait sekolah Gratis. Pon penting kampanye Bupati Serang
5. Dan kejelasan terkait Dugaan pungutan kegitan Bimtek/Pelatihan Kepala Sekolah.*Safani)
















