banner 728x250

Kemarin, Angin Kencang dan Hujan Es Terjang Puluhan Rumah di Kecamatan Bojonggenteng

banner 120x600
banner 468x60

Bungas Banten, JAWA BARAT – Hujan deras disertai angin kencang dan hujan es melanda wilayah Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi,Provinsi Jawa Barat “ pada Minggu (5/10/2025) sore. Bencana yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ini berlangsung tiba-tiba dan menyebabkan puluhan rumah rusak, pohon tumbang, serta akses jalan sempat tertutup material kayu dan ranting.

Manajer Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menyebutkan bahwa intensitas hujan ekstrem dan hembusan angin kencang menjadi pemicu utama kerusakan. Dua desa yang terdampak paling parah adalah Desa Bojonggling dan Desa Berekah.

banner 325x300

Di Desa Bojonggling, kerusakan terjadi di sejumlah kampung seperti Cikubang, Sangkali, Parigi, Pasir Haur, dan Cimanggu. Beberapa rumah milik warga, termasuk Kodang, Kakan, dan Dayat, dilaporkan rusak berat. Satu mushala juga mengalami kerusakan parah. Sementara di Desa Berekah, tercatat 52 rumah terdampak, terdiri dari 12 rusak berat, 19 rusak sedang, dan 21 rusak ringan.

“Tim gabungan dari BPBD, TNI-Polri, Satpol PP, Tagana, dan perangkat desa telah turun ke lokasi untuk penanganan awal. Pohon tumbang yang menutup jalan sudah disingkirkan, dan pendataan kerusakan masih berlangsung,” ujar Daeng, Senin (6 Oktober 2025).

Ia menambahkan, proses asesmen sempat terhambat karena listrik padam dan cuaca belum membaik. Pendataan lanjutan dilakukan pada Senin pagi untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat segera dipenuhi.

Meski tidak ada korban jiwa, sejumlah warga sempat mengungsi ke rumah kerabat karena khawatir akan hujan dan angin susulan. Kebutuhan mendesak saat ini meliputi terpal dan bahan bangunan untuk menutup sementara atap rumah yang rusak.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa agar bantuan darurat segera disalurkan. BPBD juga menyiapkan logistik untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat,” jelas Daeng.

Peristiwa ini menambah daftar bencana hidrometeorologi yang terjadi di Sukabumi selama musim pancaroba. BPBD mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah perbukitan dan dataran terbuka.

“Kami mengingatkan warga agar rutin memantau prakiraan cuaca dan segera mencari tempat aman jika terjadi hujan deras disertai angin kencang. Pohon besar di sekitar rumah sebaiknya dipangkas untuk mengurangi risiko tumbang,” tutup Daeng Sutisna.

REPORTER : MAMAN SULAIMAN

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *